Begin typing your search above and press return to search
30 June 2011,
 0
Family Business

Percaya Sistem atau Sistem Kepercayaan? Bagian 1

30 June 2011
127 Views
Want create site? Find Free WordPress Themes and plugins.

Percaya Sistem atau Sistem Kepercayaan

Kalau ditanya lebih lanjut, yang dimaksud orang kepercayaan itu apa? Pada umumnya mereka menghubungkannya dengan kata-kata loyalitas, tidak berbohong, tidak membawa kabur duit perusahaan ataupun membawa pergi semua data pelanggan maupun data teknis dari perusahaan untuk kemudian buka usaha saingan di bidang yang sama, atau lebih jelek lagi jadi “pengkhianat” dengan menyeberang ke kompetitor.

Artikel selanjutnya : Percaya Sistem atau Sistem Kepercayaan? Bagian 2

Terlalu sering terdengar keluhan pengusaha, bahwa masa sekarang susah mendapat orang yang bagus apalagi orang yang bisa dipercaya untuk didelegasikan dan menjalankan kegiatan perusahaan sehari-hari.

Kalau ditanya lebih lanjut, yang dimaksud orang kepercayaan itu apa? Pada umumnya mereka menghubungkannya dengan kata-kata loyalitas, tidak berbohong, tidak membawa kabur duit perusahaan ataupun membawa pergi semua data pelanggan maupun data teknis dari perusahaan untuk kemudian buka usaha saingan di bidang yang sama, atau lebih jelek lagi jadi “pengkhianat” dengan menyeberang ke kompetitor.

Dalam menghadapi dilema ini, marilah kita analisa beberapa langkah lebih mendalam mengenai orang kepercayaan ini.

Rasio Paretto : 80/20

Pada umumnya semua proses mengikuti rasio Paretto 80/20, yaitu kegiatan yang rutin itu 80%, tapi  20% kegiatan yang spesifiklah yang akan menghasilkan 80% hasil yang diinginkan. Nah untuk memudahkan operasi perusahaan, sang pengusaha harus bisa memetakan secara jelas kegiatan rutin yang 80% tersebut, buatlah sistem untuk menjalankan proses tersebut.

SISTEM adalah suatu instruksi kerja yang ditulis dengan bahasa sederhana yang mudah dimengerti, atau bahkan dapat dijelaskan dengan gambar, suara, video sehingga orang rata-rata dengan kualifikasi tertentu bisa dengan mudah melakukan proses tersebut, setelah diajarkan atau dilatih dalam kurun waktu relatif singkat (dari hitungan hari sampai maximum satu bulan). Dengan adanya sistem tersebut praktis kegiatan sehari hari yang 80% dari perusahaan tersebut  sudah bisa jalan lancar tanpa harus setiap saat memunculkan hambatan.

Semua sistem harus di Up date!

Setelah sistem jalan, jangan lupa sistem harus dipelihara, disesuaikan dengan dinamika bisnis sering kali sistem yang telah didirikan dengan baik setelah 3 tahun sudah tidak bekerja baik lagi bahkan bisa di “bolongi” oleh orang orang “pintar” yang keluar dari etika bisnis. Masih ingat akhir-akhir ini banyak terbongkar kasus di bank padahal semua operasi bank semestinya harus sesuai dengan sistem yang digariskan oleh BI, tetap saja bisa di manipulir untuk kepentingan segelintir bahkan sekelompok orang? Oleh sebab itu, walaupun sudah ada sistem cross check, dari waktu ke waktu sistem tersebut harus di audit.

bersambung…

– Cahyadi Kurniawan –

Artikel-artikel yang terkait :

  1. Share Holders or Executives – Clarify Your Roles

—————————————————————————————————————–

Butuh Terobosan dalam Bisnis Anda?
Check It Out : Event Edukasi untuk Mempercepat Laju Pertumbuhan Bisnis Anda

—————————————————————————————————————–

Anda mengalami tantangan di bisnis?
Ikuti Twitter Business Clinic @Coachcyn setiap Senin 12.00-13:00 WIB
Ajukan tantangan Anda di bisnis Coach Cynthia akan mengcoach Anda.

Anda hanya perlu BERTANYA 🙂

—————————————————————————————————————–

Follow us : Twitter | Facebook | Youtube

Did you find apk for android? You can find new Free Android Games and apps.
previous article
Percaya Sistem atau Sistem Kepercayaan? Bagian 2
next article
What is 80/20 Rule and How can it be Used to Grow My Business?